My Ideas and Stories About PAPUA

Making the rich and beautiful resources in Papua become the social economic strength for Papuan has become the long home works. Many people believe that the early start to find the answer is by understanding how Papua looks like, their communities and their special strength. And it can be realize by directly in touch with them. This blogs provides you chance to touch and gets insight ideas, trends and stories about Papua.

Kamis, 27 April 2017

Ekonomi Papua: "Masohi" Kenapa Masyarakat Hanya Menjual Kulit Pohon-nya?

Masohi, Lactone dan Status Pengembangannya

Berawal dari obrolan singkat siang ini dengan Abang Lichin dan Mas Risdianto, dua Senior NGO di Papua Barat tentang potensi Kulit Masohi yang besar di wilayah teluk bintuni saya kemudian mencoba untuk menelusuri informasi-informasi yang ada tentang Masohi. Perkenalan saya dengan produk alam yang cukup terkenal dari Papua ini secara langsung terjadi ketika studi bersama IUCN dan Samdhana Institute yang dilakukan di Kampung Kensi Kabupaten Kaimana Tahun 2009. Dimana studi ini membawa kami untuk mendaftarkan dan mengidentifikasi kondisi market untuk merangkai pilihan ekonomi yang tepat kepada masyarakat adat. Masohi menjadi produk yang disebutkan oleh masyarakat kensi berkontribusi besar terhadap ekonomi masyaraka di kampung sekalipun sebenarnya mereka rugi karena cost yang lebih besar dari profit. Mungkin mereka menjadi terus rugi karena menjual mentahan kulit masohi yang nilai jual-nya tidak besar dan tidak mampu menutupi biaya logistik pengiriman barang (kulit) ke pasar. Pada saat itu, Pak Andrew Ingles dari IUCN dengan hasil assessment yang kita lakukan memberikan saran agar dua opsi dilakukan yaitu (1) membangun hutan tanaman masohi untuk pasokan yang lebih stabil dan (2) introduksi teknologi penyulingan untuk membantu meningkatkan nilai tambah dari produk daripada masyarakat hanya menjual kulit dengan harga yang merugikan mereka di kota.

Saya mencoba untuk menelusuri cerita tentang masohi, memulai dengan mengetik "jual minyak masohi Papua". Sayapun dibawa Google ke beberapa pilihan informasi. Perhatian saya kemudian tertuju khusus pada info google dimana link-nya adalah tokopedia.com. Sebagai orang Indonesia, tokopedia kita kenal baik sebagai salah satu situs e-commerce yang sangat aktif dan lancar transaksi. Didalam tokopedia muncul sekitar 10 iklan produk minyak kulit masohi dengan kisaran harga yang kurang lebih sama. Semua penjual berdomisili di luar Papua, mereka tersebar di Jakarta, Surabaya dan Palu. Harga terendah yang disajikan disitu adalah Rp.80,000 rupiah untuk minya dengan ukuran botol 25ml sedangkan harga tertinggi adalah Rp.440,000 untuk botol 80ml. Nilai ekonomi produk yang besar tentunya. Informasi dari Litbang Kehutanan Manokwari sebagaimana di upload di http://www.forda-mof.org/files/HHBK-Potensi_Pemberdayaan_Masyarakat_Sekitar_Hutan.pdf , bahwa dipasaran nilai minyak masohi dihargai rata-rata Rp. 3,250,000/liter: itupun tergantung dari kandungan "Lactone" didalamnya untuk kandungan lakton yang tinggi mencapai 70% nilai jualnya bahkan bisa mencapai Rp. 4,500,000/liter.


Apa sebenarnya yang spesial dari kulit pohon ini? Kenapa nilai jual per liter-nya begitu tinggi dipasaran? Pertanyaan ini terjawab dengan beberapa literatur. Dari situs https://www.britannica.com/science/lactone misalnya saya menemukan informasi bahwa inti dari pohon kulit kayu Masohi adalah kandungan 'Lactone' yang merupakan bagaian dari gugus ester asam pekat. Lactone selama ini menjadi asam organic yang dipakai di industri parfum ingredient, kosmetik, plastik, vitamin C dan antibiotic. Situs http://beneforce.com  singkat tetapi tegas menyebutkan contoh penggunaan extract lactone ini untuk mengurangi kesuburan pria, dan digunakan di china untuk praktek ini. Sehingga penggunaan secara berlebihan sangat tidak disarankan. Lebih jauh http://indonetwork.co.id  memberikan penegasan tentang rasa manis tetapi panas yang dihasilkan sebagai akibat dari reaksi kimia dari lactone, sehingga beberapa minyak urut sebagaimana yang dipromosikan di tokopedia adalah untuk menjadi minya urut. Literatur-literatur ini secara padat membantu saya untuk memahami apa manfaat pohon ini dan kenapa nilai jualnya tinggi serta tingkat pencarian-nya begitu tinggi di Papua.

Hanya Kulit yang Dijual Masyarakat 

Sumber: http://hutanpapua-indonesia.blogspot.co.id/2015/10/teknologi-budidaya-kulit-masohi.html
Mempelajari tentang Masohi dan fakta bahwa kayu ini adalah endemic Papua dan hanya ditemukan di Papua memberikan perasaan sedih bahwa inilah kekuatan ekonomi Papua yang belum optimal manfaatnya dirasakan masyarakat. Kesedihan itu tentu berkaca dari bagaimana masyarakat Kensi dan Masyarakat di Irarutu Teluk Bintuni hanya menjual kulit kayu saja kepada penadah. Introduksi teknologi yang didorong dengan paket pengembangan kapasitas kepada masyarakat untuk proses penyulingan, kontrol mutu dan pengemasan belum dilakukan optimal. Informasi bahwa nilai jual di kampung sebesar 8000 rupiah/kg sangatlah jauh dari nilai di tingkat pengempul yaitu Rp. 40,000 - 50,000 rupiah/kg.

Minim Perhatian

Sama seperti produk-produk unggulan Papua lainnya, kulit masohi yang sudah jelas diketahui nilai pasar dan juga kebutuhan industrinya belum dilihat sebagai sumber kekuatan ekonomi kehutanan di Papua. Pemberian ijin konsesi kayu dan pembukaan lahan untuk peruntukan non kehutanan sayangnya terus naik menjadi prioritas daerah yang jelas konsekuensinya pada hilangnya aset-aset ekonomi yang mungkin sengaja di abaikan ini. Minim perhatian jelas sekali dari bagaimana tidak adanya kajian lengkap yang diikuti dengan rencana pengembangan produk unggulan daerah dari masohi. Regulasi daerah untuk perlindungan ekologi masohi pun tidak ada.

Membangun Ekonomi Rakyat dari Masohi

Pemanfaatan sumber daya hutan yang benar sudah pasti akan memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat terutama masyarakat adat yang saat ini hidup didalam hutan adatnya dalam kemiskinan. Pemerintah bersama dengan smua pihak perlu memberikan perhatian serius pada pengembangan usaha masohi sebagai produk unggulan daerah. Pembangunan hutan tanaman masohi dan pengembangan industri destilasi di tingkat kampung bisa menjadi langkah awal yang harus dibangun di tingkat tapak. Yang kemudian dilanjutkan dengan fasilitasi pemasaran dan kontrol kualitas dan harga untuk menjamin kelancaran bisnis masyarakat yang mengelola dan memanfaatkan masohi.

24 komentar:

  1. Saya butuh kulit kayu massoi asal nabire dan sekitarnya. Hubungi 0811 920 393

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih komentar-nya Pak. Maaf Saya tidak jualan kulit masohi. Artikel ini saya tulis untuk memperkenalkan masohi dan tantangan pengelolaannya di Papua

      Hapus
    2. Saya ada kulit Masohi wa 082211073521 untuk pembelian

      Hapus
  2. great, i plan to visit papua barat , looking for massoi trees, oil and/or investment opportunities based on fairly trade partnership
    Pak Yunus can you send my your number
    alex
    timhalvachs@hotmail.com

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hi Pak Tim,

      Thanks for your comment. Apologize for too late response. You can email me on mr.papua.y@gmail.com

      Y

      Hapus
  3. saya ada stock kulit kayu masohi minat silahkan hub : 081375361077

    BalasHapus
    Balasan
    1. Posisi dmn saya cari yg minimal panjang 7cm

      Hapus
    2. saya punyA kayu masohi paling banyak

      Hapus
  4. Mau butuh brp banyak dan per kila hrg brp?

    BalasHapus
  5. Saya butuh kulit masoi silahkan wa 085702039919

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih komentar-nya Pak. Maaf Saya tidak jualan kulit masohi. Artikel ini saya tulis untuk memperkenalkan masohi dan tantangan pengelolaannya di Papua

      Hapus
  6. saya butuh kulit masohi protolan, silahkan wa 08113336936

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih komentar-nya Pak. Maaf Saya tidak jualan kulit masohi. Artikel ini saya tulis untuk memperkenalkan masohi dan tantangan pengelolaannya di Papua

      Hapus
    2. Sy ada stok kayu masoi di daerah papua ...buat temen2 yg ingin beli atau kerjasama silahkan chat ke no 081240029774 ....

      Hapus
  7. Saya cari pembeli kulit kayu masohi?
    Klo ada balas komentar saya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih komentar-nya Pak. Maaf Saya tidak jualan kulit masohi. Artikel ini saya tulis untuk memperkenalkan masohi dan tantangan pengelolaannya di Papua

      Hapus
    2. Yunus Yumte...
      Ada solusinya,di setiap kampung di papuakan ada BUMDES
      Coba optimalkan BUMDES nya
      Baru pasarkan,saya se7 dgn anda bahwa hasil dari tanah papua harus madein papua🙏

      Hapus
  8. saya punyA kayu masohi paling banyak

    BalasHapus
  9. Saya tinggal di Papua. Sampai saat ini blm ada buyer kulit masohi yg serius.
    Saya siap kerjasama utk penyulingan kulit masohi.
    Hub WA : 081247872255

    BalasHapus
  10. Saya punya kulit kayu masohi sudah bersih dan siap ekspor. Kalau minat 092144940123

    BalasHapus
  11. Saya punya stok kayu masohi bisa 1 ton. Kulit kering. Saya di papua klw ada serius ini no WA saya. 081344419728

    BalasHapus
  12. Siap kerja sama saya dari kabupaten Teluk Bintuni - Papua Barat
    Penyulingan minyak masohi
    Yang berminat hubungi saya di No Wa. 082244455124

    BalasHapus